Saturday, 13 October 2012

NTB Targetkan 2 Juta Wisatawan Akhir 2015

NTB Targetkan 2 Juta Wisatawan Akhir 2015 - MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memprogramkan kunjungan dua juta wisatawan yang akan dicapai pada akhir 2015, sebagai program lanjutan Visit Lombok Sumbawa (VLS) 2012 dengan target satu juta wisatawan.

"Direncanakan, Bapak Presiden yang akan meluncurkan program dua juta wistawan itu, karena Bapak Presiden yang meluncurkan program VLS 2012," kata Wakil Gubernur NTB, Badrul Munir, di ruang VIP Pemprov NTB di Bandara Internasional Lombok (BIL), Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, sekitar 45 kilometer dari Kota Mataram, Jumat (12/10/2012).

Di ruang VIP Pemprov NTB di BIL itu, digelar acara penyambutan rombongan penerbangan perdana AirAsia rute Kuala Lumpur-Lombok, yang mengangkut 180 orang penumpang, termasuk sejumlah pejabat NTB.

Badrul mengatakan, program VLS 2012 yang diluncurkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, 6 Juli 2009 dipastikan mencapai target satu juta wisatawan.

Dijadwalkan, 17 Desember 2012, saat puncak peringatan HUT ke-54 Pemerintah Provinsi NTB, akan diluncurkan program lanjutan VLS 2015 dengan target dua juta wisatawan itu. Puncak peringatan HUT Pemprov NTB itu, bertepatan dengan puncak peringatan Hari Nusantara 2012 tingkat nasional yang dipusatkan di Pulau Lombok.

"Presiden akan hadir dalam puncak peringatan Hari Nusantara 2012 itu, sehingga pada kesempatan itu akan ada pengumuman pencapaian target satu juta wisatawan sekaligus peluncuran program dua juta wisatawan di akhir 2015 itu," ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Badrul, Pemprov NTB akan menerapkan strategi baru dalam mempromosikan potensi pariwisata NTB, yang disebut dengan promosi tiga kaki, yakni pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan maskapai penerbangan.

Untuk mengimplementasikan strategi itu, maka Pemprov NTB akan bersama-sama pelaku usaha dan maskapai penerbangan, merumuskan rute penerbangan prioritaskan, agar dapat mencapai target dua juta wisatawan. Selain itu, Pemprov NTB juga akan menentukan destinasi utama pariwisata menuju 2015 dan destinasi potensial.

"Harapan kami, nanti AirAsia juga mendukung program lanjutan VLS itu, bersama maskapai penerbangan lainnya, karena nanti di 2015 juga akan diperingati dua abad meletusnya Gunung Tambora di Pulau Sumbawa," kata Badrul.

Maskapai penerbangan AirAsia telah mengagendakan jadwal penerbangan langsung Kuala Lumpur-Lombok tiga kali seminggu, yang diharapkan bertambah menjadi setiap hari, hingga beberapa kali sehari.

Rencanakan Liburan Anda Sedini Mungkin

Rencanakan Liburan Anda Sedini Mungkin - JAKARTA, KOMPAS.com — Menghadapi akhir tahun, rencanakan liburan Anda sedini mungkin dengan mendapatkan berbagai potongan tiket pesawat serta paket-paket wisata di Indonesia Travel and Holiday Fair (ITHF) 2012. "Kami mengedukasi masyarakat untuk melakukan early booking untuk mendapatkan liburan terbaik," kata Ketua Penyelenggara ITHF 2012, Panca R Sarungu, di Grand Indonesia Shopping Mall, Jumat (12/10/2012).

Pada ITHF ke-10 yang diselenggarakan 12-14 Oktober 2012 di Exhibition Hall Grand Indonesia West Mall, Jakarta, diikuti oleh maskapai domestik, seperti Citilink dan Mandala Airlines, serta maskapai mancanegara, yaitu Jet Star, Thai Airways, Malaysia Airlines, Cathay Pacific, Royal Brunei, dan ANA.

"Maskapai penerbangan tersebut akan memberikan promo penerbangan ke berbagai rute dengan total 488 destinasi," tambah Panca.

Tak hanya tiket pesawat, pada ITHF 2012 juga menyediakan harga paket tur, seperti Europe Vacation, Bangkok, dan Hongkong, serta tak kalah destinasi lokal, seperti Tur Kampung Sampireun di Garut, Kampung Budaya Bogor, serta potongan harga masuk Waterboom Jakarta.

Asyik, Semakin Mudah Wisata ke Lombok

Asyik, Semakin Mudah Wisata ke Lombok - JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah kursi dan rute penerbangan menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terbatas jika dibandingkan dengan semakin pesatnya kunjungan wisatawan ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Tak heran, di musim padat kunjungan, harga tiket pun melonjak.

Namun, saat ini aksesibilitas ke NTB akan semakin baik dengan penambahan frekuensi maupun rute pesawat terbang. Apalagi, NTB telah mencanangkan Visit Lombok Sumbawa 2012 dengan target satu juta wisatawan berkunjung ke NTB.

"Akses ke Lombok, sejak Oktober 2011 menggunakan bandara baru. Tadinya bandara di tengah kota Mataram. Bandara kecil yang hanya bisa dimasuki pesawat kecil," ungkap Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB, Awanadhi Aswinabawa saat ditemui di Jakarta, Kamis (6/9/2012).

Bandara baru yaitu Bandara Internasional Lombok berada di tengah Pulau Lombok, tepatnya di Kabupaten Lombok Tengah.

Awanadhi menuturkan Bandara Internasional Lombok ini bisa menampung pesawat-pesawat berbadan besar. "Landasannya sepanjang 2.700 meter yang bisa dimasuki pesawat jenis Airbus. Nantinya diperpanjang jadi 3.000 meter dan bisa dimasuki pesawat jenis Boeing 747. Lalu ada penambahan apron," jelasnya.

Ia menuturkan beberapa maskapai berencana untuk membuka rute baru ke Lombok. Seperti AirAsia, lanjutnya, positif akan buka rute Kuala Lumpur-Lombok pada Oktober 2012.

"Citilink akan buka rute Surabaya-Lombok. Garuda menambah rute dari Makassar dan Balikpapan ke Lombok," kata Awanadhi.

Selain pembukaan rute baru, beberapa maskapai juga menambah frekuensi. Sebut saja seperti Garuda yang menyediakan rute Bali-Lombok, jika sebelumnya hanya satu kali sehari menjadi tiga kali sehari.

"Ada penambahan frekuensi Jakarta-Lombok oleh Garuda. Merpati juga ada penambahan frekuensi dari Surabaya dan Jakarta," tutur Awanadhi.

Sementara itu, rute dari luar Indonesia menuju Lombok baru dilayani satu maskapai yaitu Silk Air dengan rute Singapura-Lombok. Rencananya, ungkap Awanadhi, Silk Air menambah frekuensi penerbangan dari tiga kali seminggu menjadi lima kali seminggu.

Secara keseluruhan, jelasnya, saat ini dalam sehari sudah ada 6 kali penerbangan langsung Jakarta-Lombok. Satu di antaranya transit terlebih dahulu di Surabaya.

"Jakarta-Bali itu lama tempuh 1 jam 40 menit. Sedangkan Jakarta-Lombok itu hanya tambah 10 menit lagi sudah sampai," jelasnya.

Sedangkan Surabaya-Lombok tersedia 7 kali penerbangan langsung dalam sehari serta 12 kali dalam sehari penerbangan langsung rute Bali Lombok.

"Selain pesawat, bisa lewat laut. Ferry boat jalan 18 kali dalam sehari dari Bali ke Gili Trawangan. Kapal feri ada setiap jam dari (pelabuhan) Padang Bai di Bali ke (pelabuhan) Lembar di Lombok," jelasnya.

Awanadhi berharap dengan semakin banyaknya rute baru dan penambahan frekuensi pesawat menuju Lombok, harga tiket pesawat terbang pun bisa semakin kompetitif. Apalagi dengan adanya anggapan bahwa Lombok mahal jika dibandingkan Bali.

"Anggapan Lombok lebih mahal, ya karena 60 persen biaya sudah habis di pesawat. Jakarta-Bali, Garuda menyediakan 20 kali (penerbangan) dalam sehari. Kita (Lombok) masih tiga kali sehari," jelasnya.

Tiket Promo Citilink Surabaya Lombok

Citilink, anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia, Tbk., untuk penerbangan berbiaya murah (LCC), hari ini mengumumkan pembukaan rute baru penerbangan Surabaya–Lombok. Penerbangan pertama akan dimulai Sabtu (15/9/2012) dengan frekuensi penerbangan 2x sehari dari dan menuju Lombok. Harga tiket dibanderol mulai dari Rp 280.000 sekali jalan.

“Lombok adalah salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia yang kian banyak menarik minat baik bagi turis domestik maupun internasional. Kegiatan bisnis di wilayah Lombok pun kini kian meningkat. Inilah yang mendorong Citilink untuk membuka rute penerbangan Surabaya–Lombok,” kata Arif Wibowo, CEO PT Citilink Indonesia dalam siaran persnya, Rabu (12/9/2012).

Menurut Arif, pembukaan rute Surabaya–Lombok adalah langkah awal Citilink untuk memajukan pariwisata lokal. "Dengan adanya rute baru ini, akan semakin banyak orang yang akan terbang berwisata ke Lombok. Contohnya wisatawan dari Jakarta dapat ke Lombok melalui Surabaya dengan harga yang sangat terjangkau, sehingga akhirnya dapat memajukan kota-kota yang menjadi tujuan penerbangan Citilink,” papar Arif Wibowo.

Selain Surabaya-Lombok, hingga akhir tahun ini Citilink menargetkan pembukaan beberapa rute baru yang meliputi Batam-Padang, Jakarta-Makassar, Banjarmasin-Makassar, Balikpapan-Makassar, Denpasar-Bandung, Makassar-Yogyakarta, dan Makassar-Banjarmasin.

Selain itu Citilink juga berencana menambah frekuensi penerbangan yang telah ada, salah satunya rute Jakarta-Banjarmasin menjadi 2x sehari. "Ini adalah salah satu cara Citilink untuk mencapai target mengangkut 4,2 juta penumpang pada tahun 2012," katanya. (*)

Tiket Promo Citilink Medan Jakarta

Maskapai Citilink, anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia, Tbk, Kamis (20/9/2012) ini mengikuti Jakarta Tourism Expo 2012 di Mall Cambridge Medan, Sumatera Utara. Pameran pariwisata yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta ini akan berlangsung 21-24 September 2012 pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.
 
Citilink menjadi salah satu peserta di antara banyak perusahaan dari industri pariwisata lainnya. Pada pameran ini Citilink akan fokus pada penjual dan promo atas tiket penerbangan murah Medan-Jakarta. Selain ke Jakarta, Citilink juga memiliki penerbangan ke Batam dari Medan dua kali per hari.
"Penerbangan dari Medan ke Jakarta dan Batam terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan ekonomi Medan yang pada 2012 mencapai 7,9 persen, dengan PDRB sebesar Rp 93,1 triliun," kata CEO PT Citilink Indonesia Arif Wibowo.
Pertumbuhan ekonomi ini merupakan cerminan peningkatan ekonomi dan daya beli masyarakat Kota Medan, yang kemudian juga menjadi daya dorong peningkatkan perjalanan wisata warga Kota Medan, ujar Arif Wibowo.
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadikan Kota Medan salah satu pasar penting bagi pelaku industri pariwisata. "Melalui pameran ini, Citilink ingin mengukuhkan keberadaan penerbangan kami di hati masyarakat Kota Medan serta mengundang wisatawan baru untuk terbang bersama Citilink ke Jakarta dengan tiga kali penerbangan sehari dan ke Batam dengan dua kali penerbangan sehari," tuturnya.
Untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang, belum lama ini Citilink membuka rute penerbangan baru Surabaya-Lombok, dengan frekuensi dua kali sehari. Pembukaan rute Surabaya-Lombok merupakan awal dari pembukaan rute baru lainnya yang telah direncanakan Citilink tahun ini guna mencapai target 4,2 juta penumpang di akhir tahun.

Tiket Promo Citilink Bandung DenPasar Bali

Citilink, anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia, Tbk., untuk jasa penerbangan berbiaya murah, memperkenalkan rute baru Citilink dari Bandung ke Denpasar pada acara tahunan Bandung Air Show yang diadakan tanggal 27-30 September 2012.

Acara tersebut diakan di Pangkalan TNI AU Lapangan Udara Husein Sastranegara. Sebagai satu-satunya maskapai Indonesia yang menerapkan konsep Low Cost Carrier (LCC) atau penerbangan berbiaya murah, Citilink hadir di Bandung Air Show kali ini untuk memperkenalkan layanannya kepada masyarakat Bandung sekaligus memperkenalkan rute baru tersebut.

Indonesia Travel and Holiday Fair (ITHF) 2012 di Exhibition Hall Grand Indonesia West Mall, Jakarta

Indonesia Travel and Holiday Fair (ITHF) 2012 di Exhibition Hall Grand Indonesia West Mall, Jakarta - Sebagai salah satu penyedia jasa penerbangan berbiaya murah di Indonesia, Citilink menjadi salah satu maskapai pilihan bagi wisatawan bujet yang ingin berlibur. Terbukti, stannya pada Indonesia Travel and Holiday Fair (ITHF) 2012 di Exhibition Hall Grand Indonesia West Mall, Jakarta, ramai dikunjungi calon wisatawan yang akan melakukan wisata ke berbagai destinasi.

Pada ITHF 2012 kali ini, Citilink menawarkan promo penerbangan mulai Rp 186.500 ke berbagai destinasi dari kota asal Jakarta, Surabaya, Batam dan Bandung.

"Indonesia Travel and Holiday Fair 2012 merupakan acara yang rutin digelar memasuki libur lebaran, liburan anak sekolah dan akhir tahun," ungkap Ketua Penyelenggara ITHF 2012, Panca R Sarunggu, Jumat (12/10/2012).

Dengan ITHF 2012, lanjut Panca, mengajak wisatawan Indonesia untuk 'berkeliling dunia', yaitu dengan menghadirkan maskapai dari mancanegara seperti dari Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Jepang.

Meski demikian, meningkatkan kunjungan pariwisata dalam negeri merupakan prioritas utama kegiatan ini, agar wisatawan Indonesia makin mencintai negerinya.

Ratusan rute penerbangan berbiaya murah dengan destinasi berbagai kota di Indonesia hadir pada ITHF yang digelar 12-14 Oktober 2012 ini.